Things I Shouldn’t Do When I’m Angry

1. Talk. Every words come out from my mouth in angry mode just somehow turns out to be wrong. TOTALLY WRONG! and REGRETTABLE.

2. Reply a Text. the same thing would be happen as the explanation why i shouldn’t talk.

3. Deciding anything. the decision will make my anger turns to regret. and it worse than anger.

4. Eat. Because i will eat just about anything. Stress eater.

5. Listen to anyone. Because i won’t stand it and started to give some spicy-harsh comments.

6. Write. Email, blog, facebook’s or twitter status. anything.

7. Have something in my hand. Seriously. I will throw that thing right to the wall, if i get angrier.

Basically i shouldn’t do anything when i’m angry. probably just have to sit somewhere still, alone, not disturbed by anything until suddenly the anger gone.

Like now.

안녕히가세요 2011.. 안영 2012.. (bow)

yep.. it’s 29th already. bulan Desember, tahun 2011. wa wa wa.. ga kerasa uda akhir tahun.. time goes quite fast, or maybe my pace is the one that going slow. haha..

recap 2011 ah..
in this year, gw :

1. berhasil memulai misi 2011: became prettier. ahaha. gw mulai pergi ke salon buat creambath, nyobain facial, dari yg murah..sampe ke yg mahal di mal.. dan terakhir nyobain di dokter kulit. mulai melirik baju2 girly, dan sedikit benda2 make up. gw uda bisa make eyeliner cair sendiri. yeeey… *dance*

2. belajar buat keputusan sendiri. buat diri sendiri, menyampaikan keputusan itu ke orang lain, dan berkutat dgn diri sendiri dgn the after effect. fyuh, yes.. it felt quite hard at the beginning. berjuang dgn ketakutan ini itu, dengan kekhawatiran ini itu.. tapi ternyata setelah dijalani not so bad. err, quite bad sih, klo yg after effect nya ga enak di gue..

3. loose some friends, and gained many more friends. ga loose juga sih sebenernya. begitulah.

4. belajar menabung. haha.. atau berniat menabung ya? tahun ini cukup banyak event dimana gw harus mutusin keinginan atau kebutuhan. dan kebanyakan berakhir dgn melupakan keinginan mendahulukan kebutuhan. *sob*

5. pertama kalinya pergi nge trip bareng sahabat2. yeeey..senang sekali. ga pernah sebelumnya, menghabiskan long weekend kluar jakarta ke suatu tempat bareng sahabat2 baik. dan tahun ini aku bisa. yeeey sekali lagi.

6. mudik waktu lebaran. nyemplungin diri ikut arus mudik dan balik waktu lebaran. kayanya gw kapok sama yg satu ini, ngga lagi2 ah.. >,<

7. have one of the best trip to KL. dari sekian kali gw bolak balik ke sana, trip tahun ini termasuk trip yg paling menyenangkan.

8. akhirnya berpisah dgn project kesayangan sepanjang karir *tsaah karir..* gw, GST. project yg gw kerjain dgn begadang2, ga tidur, lembur masuk kantor weekend. have to end. fuaaah.. ada leganya.. ada sedihnya. yg pasti, banyak kenangannya projek ini. haha.

9. menemukan banyak hal baru yg menyenangkan. belajar bahasa korea, masak, sampe fotografi. sayangnya fotografinya belum kesampean buat dijadiin hobi. jangan dulu deh. hehe.

10. berumur 25. haha. umur yg penting ini. setengah abad. *sebenernya uda keabisan ide buat recap*

11. nonton konser 2PM!! yeeey..hampir lupa, pertama kalinya nonton konser dan dapet tiket vip gratisan pula. menyenangkan sekali. puaaaasss….

 
so.. for next year, 2012. mau apa ya? bukan Resolusi, cuma keinginan. kalo buat resolusi merasa jadi beban dan pusing sendiri. haha

1. nemu kerjaan baru. dan gaji baru. *standar? ah yasudahlah. yang penting serius. ;)

2. belajar bahasa korea lagi biar lebih ilmunya..trus nabung buat ngetrip ke sana. yipppi..

3. melanjutkan misi became prettier 2011. pokonya, tahun ini, people will see the different me. hahahahaa *devil laugh*

4. lebih. k.a.l.e.m. dan p.e.r.h.a.t.i.a.n. serta tidak c.u.e.k

5. …. bingung…. ^^

 
berhubung bukan resolusi, jadi ga banyak gapapa kan ya? hehe..

so, 안녕히가세요 2011.. 안녕 2012 (bow)
*bye 2011, hallo 2012 (bow)

To be pretty is extremely painful

yep. to all women in this world, and men if you want to know, to be pretty is extremely painful.

many women would just agree with it, but let me just give you some proves anyway.

1. High Heels. it makes you look pretty? yes. makes you FEEL pretty? damn yes. does it hurt your legs? another yes. let alone it will also hurt your nerve a little bit when you see the number in the bill. :P

2. Wax. Makes you feel your skin is as smooth as highway? Yes. Makes you feel sexier when you use bikini or swimsuit? surely yes. but do i have to remind you the tears ran out of your eyes when they pull those hair of your skin?

3. Facial. Gosh. actually i just had my facial a few days ago. and it hurts like hell. it makes your tears flow like a river even you don’t feel like crying. plus, some awkward moments when someone use those needle things on your nose while you’re lying there struggle to catch some breath and bear the pain. but the doctor said it needed to make me prettier. (yep, i use the word : PRETTIER. i’m pretty enough. :P )

maybe it has something to do with those words people say.. “No Pain No Gain”
Agree people?

Me? Nah. only 50% agree..

[net's scratch] Memories

[07.00 AM].
Aku membuka mata kananku, yang langsung mengerjap2 karna langsung dihadang sinar matahari pagi yang entah mengapa hari ini mendadak terik. Beruntunglah kau, mata kiri. Aku memaksa bangun dan duduk di tepi tempat tidur, berniat melempari jam weker yang menabur genderang perang mengganggu tidurku. Tanganku pun reflek mengambil benda terdekat dari jangkauan, Handphone. Dan terdiam melihat layarnya.

“It’s a wonderful morning. Have a great day today, hon. Kiss.”

Aku menunduk, dan termenung…

“Ra… Didn’t you say you shouldn’t be late today?”  Yak, it’s definitely my wake up call. Kuletakkan handphone ku begitu saja di atas kasur dan bergegas mandi..

 

[10.00 AM].
“Hey, let’s have something to eat.” ajak teman kantorku.
“Ini masih jam 10.. makan apa jam segini?”
“Oh, come on. Manasin sisa catering meeting tadi ga dosa.” ajak temanku lagi, kali ini dibarengi menarik aku bangun dari kursi kantorku yang empuk dan membuat malas. Aku pun mengikutinya. Bukan untuk makan, selera makanku tidak sekalap temanku yang satu ini. Sekedar membuat kopi saja.
Aku berjalan pelan ke arah lemari pantry, mengambil sebuah cangkir dan mulai membuat kopi.
“Ra.. ini memalukan. tapi aku butuh bantuanmu.. Bisa bantu aku menyalakan benda ini?” kata temanku.
Aku menoleh ke arahnya.

“Bisa bantu aku menyalakan benda ini?” katanya.. dia memasang raut wajah sangat memelas dan mata lebar untuk membujukku.
“.. What you really can do, seriously?” kataku setengah ketus. Tidak bermaksud galak, hanya menggodanya saja. Aku pun tetap beranjak dari kursiku dan membantunya.
“Aku bisa berdiri disini dan dengan serius memperhatikan kamu menyalakan benda itu.” aku berbalik ke arahnya dan memberinya tatapan galak, “..dan, ” tangannya meraih bahuku dan memutar badanku kembali, “menjagamu tetap hangat.” dia membuka jaket yg dia pakai dan menggantungkannya di bahuku. Aku terdiam. Dan berusaha menjaga agar dia tak menyadari senyumku.. senyum yang entah mengapa tak bisa aku tahan. Entah karna keberadaannya yang berdiri sangat dekat dibelakangku, atau sentuhan hangat tangannya yang dia letakkan di bahuku. Rasanya waktu dan ruang berhenti sejenak, menangkap gambaran kami berdua disana.
“.. dan bisakah sekalian kamu membantuku membuat mi instan di situ?” katanya jahil.
Sikuku melayang ke arah perutnya. Dan kami pun tertawa.

“Ra..? hallo?”.
“Ah.. ya. tentu saja.”

 

[22.00 PM]
“Ra.. gapapa sendirian? mau aku tungguin sampe jemputanmu datang?”.
Aku menggeleng, “gapapa. kamu duluan aja.”. Aku menolak ajakan temanku. bukan bermaksud kasar dan tidak sopan, hanya tak enak membuatnya menunggu. Beban pekerjaan yang sedang over terpaksa membuat kami lembur malam ini.
Aku pun akhirnya memutuskan duduk di sebuah kursi kecil di depan pintu gedung. mengawasi satu dua mobil yang masih terparkir di sana. Dan lampu2 jalan yang berkelap kelip dari kejauhan. Angin berhembus sangat lembut menyentuh pipiku. Membuatku mendongakkan kepala untuk menghirup udara malam yang entah mengapa sangat kusuka. Sepinya, dan dinginnya.. membuat damai. Kutatap langit malam yang hari ini cerah. Bulan bersinar indah. Bintang – bintang bertebaran menemaninya..

“Tebak Siapa…” ucapnya jahil sambil menutup mataku dengan tangannya.
Aku tersenyum sejenak dan meraih tangannya yang menutup mataku. “Siapa lagi yang bisa sechildish ini. Malu bang sama umur.” kataku sambil menurunkan tangannya. Dan kami pun tertawa lepas, dan tanpa sadar tangan kami masih saling menggenggam. Dia melepaskan tangannya dan duduk disebelahku.
“Coba lihat.. bagus ya. banyak bintang hari ini.” Katanya padaku.
Aku melihat langit. dan mulai mencari bintang yang dia bicarakan.
“Tak ada bintang hari ini. Ramalan cuaca bilang malam ini akan hujan.” kataku ringan. Aku bahkan belum benar2 mencari.
“Ada.. see? sini.” Dia menaruh tangannya di bahuku dan menarikku mendekat. Napasku tertahan sejenak.
“See.. ada.” Benar. ada bintang. padahal langit benar2 terlihat mendung dan seperti akan hujan.
“even in your darkest and stormy moments, i will be your star. like tonight.” Aku terdiam. Kami terdiam. duduk menikmati langit malam.

.. tanpa sadar air mataku mengalir..

“Ra. maaf telaat..” seorang pria setengah berlari dari arah tempat parkir menuju arahku. aku tersadar dari lamunanku dan tersenyum ke arahnya. “Tak apa.”
“Ready to go honey?” katanya seraya memelukku sekilas. “Hey are you okay? mata kamu basah.” Ucapnya sambil menatapku. Aku tersenyum, “I’m okay. Just, ” aku melayangkan pandanganku ke sekitar,”.. memories.”
Dia tersenyum lembut, mengelus pipiku. “Ok. ayo pulang princess.” Aku tersenyum lebar dan mengangguk.
Kami berjalan berangkulan.. dan Angin malam berhembus lagi.

 
 


another fiction story, dari devil di kepala gw. enjoy.. ;)

A Letter to Best Friends

Dear best friends,

i am.. nothing, to perfect.
not even close. never be. never will be.

i’m reckless. i’m clumsy.
sometimes i bite *by words, or just bite literally :D *.
sometimes i got harsh.
sometimes i explode.

i judge.
i close my eyes and not see.
i close my ear and not hear.
i shut my mouth and not speak.

and i bailed. running away.
and give you up.

but it’s still hurting me, to loosing you, any of you.
watching your back walking away instead of watching your smiling face coming towards me.
hear your disappearing voice. your silent existence.
and empty space you left, is hurting. stabbing.

nothing can be done, to undo all the mistakes i’ve done.

but just want to offer you this apologize.
for being such a probably-worst-friend-in-universe all these times.

and my bunch of thank you,
for being a friend for someone like me.,
in my highest, and lowest time.
in every laugh and every tears.
in brightest and darkest moments.

thank you.. for the friendship.
you guys are, still, and always will be,
my best friends.

starting again.

ah.. where to start?

okay, firstly, let me say an apologize, to myself. and this blog. for let it abandoned for some (read: long) time. the devil inside my head disappear to some known place called : “lost inspiration”.

well, where to start? its already December, fellas. last month of the year of 2011. a quite blast year.

let me just, do some self-reflection.

what to do? i have nothing to remember. haha, big news. *cynically*

err, what else? geez, i seriously have nothing to write.

okay. let me just, go, for a while. summon that devil first, before i put you all into great boredom. haha..

enjoy the day. :)

Typo

Typo. Biasanya direfer ke salah ketik. Tapi abis gw denger siaran radionya kang Ronal sama teh Tike, ternyata yang namanya typo itu bisa direfer ga ke salah ketik doang, tapi juga salah sebut, atau bahkan salah anggep. :p

Kejadian ini jadi pikiran gw setelah kejadian heboh waktu kematian seorang besar bernama Osama, yang banyak ditypo-kan, bahkan oleh sebuah media cetak besar di US, menjadi Obama. rite, beda satu huruf doang, S and B, but the meaning is extremely huge. Yang satu presiden USA, yang notabene pimpinan tim pengejar sang Osama, yang katanya teroris.

Disiaran radio itu, ada sebuah cerita, pengalaman pendengar yang skripsinya ga dtandatanganin sang dosen karna apa? yep, karna typo. Harja,jadi Harjo? entah, gw lupa salahnya apa, hehe2..yang pasti kalo dipikir2 ya, typo yang sering banget dilakukan orang2 Indonesia : ganti A jadi O, atau sebaliknya. Misalnya : nama Agus Wicaksono jadi Agus Wicaksana. Wira, jadi Wiro. dan wajar kali yah kalo dosen itu ngambek, secara emang bukan namanya pula bowh…hi3…

Ada juga cerita soal typo, salah sebut. Well, gw rasa hampir semua orang pernah ngalamin lah ya, gw sering banget malah. Di otak apa, keluarnya apa lewat mulut. Atau bahkan g sadar sama sekali kalo yang di otak kita itu salah. haha3..untung sampe saat ini belom pernah ada kejadian fatal akibat ketypoan gw. *mulai ngarang bahasa, ketypoan? hi3*

pengalaman pribadi gw, well.. jadi korban typo. Nama gw adalah Ineza Nur. I expect people to call me Inez, instead of Ines. Emang sih nama Ines lebih umum dan lazim, atau mungkin gampang diucapin, tapi still..bukan nama gue…huhuw…sebel banget. Nyokap gw kan susah2 ngasih gw nama Ineza…bukan Inesa…*jongkok ngudek2 pasir*

Tapi karena gw cape bahasnya, dan lumayan lah, ga nyusahin orang, kali2 dapet pahala, gw biarin aja deh orang manggil gw Ines… semoga beneran dapet pahala…amin… :D

Nano-nano : Ujung Genteng Trip part 3

yak…bagi yang menunggu2 part 3nya…jreng jreng jreng…..ini dia. haha.. Nano nano nya Ujung Genteng Trip ini sebenernya dimulai sekarang, hari 1 malam hari, plus dinner time malam pertama kami disana.

Destinasi 3 : Penangkaran Penyu + dinner time.

Yak, setelah istirahat tidur sebentar dari siang sampe menjelang sore..pasukan siap2 dan meluncur menuju Penangkaran Penyu. Kami berangkat sekitar habis ashar, menggunakan mobil. Jalan ke sana kecil dan berbatu2, tapi masih oke buat dilewatin..hm, not bad juga..soalnya jalannya sempet lewat pas pinggir pantai.. Kami Sampai di tempat penangkaran penyu sekitar pukul 5. Begitu parkir mobil, langsung digiring oleh bapak2 yg ada disitu ke sebuah ruang, katanya untuk mengisi buku tamu, dan (of course) membayar biaya 5000 rupiah/orang. begitu membayar, kami smua dipersilahkan jalan menuju pantai. nice, di jalan setapak menuju pantai, ada semacam kandang gitu, tempat penetasan telur penyu.

Ga begitu jauh dari situ, mulai keliatan pantai dan pasir putihnya. The Beach was awe -wait for it – some…pantainya bersih, dan ga terlalu banyak orang. Langit yang berwarna kuning2 oranye bikin tambah bagus pemandangan. bagus lah, gw jadi penyu juga males kalo mu bertelor aja mesti susah2 nyari pasir yang bebas sampah. Sekitar mau sunset, kami semua, plus orang2 yang udah nyampe sana duluan, diharuskan berdiri di belakang garis yang sudah petugas penangkaran buat di pasir. Kemudian panitia nya mulai membagikan anak2 penyu yang akan kita lepas ke laut. aduh..lucu abis itu anak penyu.. unyu2 gimanaa gitu..*ala anak alay*

Panitia berkata, jangan ada yang ngikutin anak2 penyu itu melewati garis menuju laut, karna takut mereka yg kecil2 itu terinjak. Tapi dasar ya orang Indonesia, kadang suka bebel, begitu anak2 penyu itu dilepas, pada semangatnya lari2 lewat garis dan ngikutin si anak penyu. Sok2 ngasih semangat, dikira lagi lomba lari kali, mau ngadu nasib tuh disitu.ckckc..gue dan anggota pasukan duduk aja dibelakang garis ngeliatin pemandangan dodol itu. semoga g ada yg keinjek dah yah.. Kemarin itu kami dateng di waktu yg tepat, karna menurut penjelasan petugas penangkaran, bulan2 ini penyunya emang lagi sedikit. kalo mau liat Penyu yang dateng untuk bertelur, belum pasti dapet. Lumayan, bisa liat anak2 penyu dilepas ke laut..

Dinner Time Jurus Culas I

Kenapa dicoret? begini ceritanya. Continue reading

Nano-nano : Ujung Genteng Trip part 2

hola..datang lagi bersama saya..si manusia peri!! *silahkan yang mau jongkok dan ambil batu* wkwk…
lanjut lagi soal cerita Nano nano gw Ujung Genteng Trip part 2. di part 1, uda nyampe curug cikaso ya kita..kalo mau baca lagi, monggo sok silaken dbaca dimarih. *blink2 sekalian promosi blog.*

destination kedua Hari 1 : Amanda Ratu.

Gue, baru pertama kali denger yang namanya Amanda Ratu. sekilas gw pikir nama artis..wkwk..tapi ktanya Amanda Ratu punya view yang mirip sama Tanah Lot Bali. tapi, sekali lagi, seperti yang kita ketahui bersama, ke Bandung aja saya susah, apalagi ke Bali. jadi dibilang mirip2 Tanah Lot ya iya2 ajah..haha..nyampe Amanda Ratu, jalannya cukup bagus. masuk ke daerah semacam resort dan penginapan gitu. dan katanya paling mahal di daerah situ. Dilihat dari lingkungannya sih ya, wajar mahal..emang bagus, lumayan terawat dan ‘terlihat mahal’. Menuju tempat parkir, ketemu portal lagi. Tapi kali ini bener2 portal, plus satpam yang menjaga, bukan portal darurat lagi..hi3.. Mobil pun terparkir dengan baik, dan kita semua turun. Begitu turun udah keliatan pantai. Ada gazebo buat duduk2. Hm, Pantai Amanda Ratu..cukup bagus. hehe..sebenernya gw hampir selalu amaze tiap ke pantai, jadi jarang ada pantai yang gw bilang jelek. :p . Ada pulau kecil ditengah2 laut..ada batu2 karang besar2 juga..waktu kita kesana, ombak lagi gede banget, tinggi,trus waktu menghantam karang, splash!! cool… *membahayakan, tapi sumpah menurut gw keren..hehe*


Di Amanda Ratu kita cuma sebentar..menikmati angin, liatin ombak, karang..tebak2an hewan di daratan seberang *jyah…kaya dimanaaa gitu daratan sebrang :D * sebentar saja, dan ready to get set to, the main destination : UJUNG GENTENG!! (plok plok plok)
Continue reading

Today’s song

Someday
(IU)

I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears
When I feel that I’m getting tired of looking and exhausted,

cr : www.zedge.net

I want to give all my dreams I’ve kept hard
Every time I feel that I’m lacking in many things more than I have
I lost strength in my legs and drop down

I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears

Everyday I hold out comforting myself “it’ll be alright”
But it makes me afraid little by little
I tell myself to believe in myself, but I don’t
Now I don’t know how longer I can hold out

But wait it’ll come
Although the night is long, the sun comes up
Someday my painful heart will get well

I hope it helps me now.
I hope the God will help me
I don’t have enough confidence more and more to overcome myself

I hope this tears will stop running someday
Someday after this darkness clear up
I hope the warm sunshine dries these tears
But wait it’ll come
Although the night is long, the sun comes up
Someday my painful heart will get well
Someday… Someday…